Sekolah Dasar sebagai Ruang Penguatan Interaksi Sosial
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Sekolah dasar merupakan ruang penting bagi perkembangan sosial anak. Anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya. Interaksi sosial menjadi bagian dari pembelajaran. Sekolah menjadi lingkungan sosialisasi utama. Pembelajaran tidak terlepas dari hubungan sosial.
Secara teoritis, perkembangan sosial berakar pada teori sosiokultural. Anak belajar melalui interaksi dengan lingkungan. Guru berperan mengelola dinamika sosial kelas. Pembelajaran kolaboratif mendukung interaksi positif. Kelas menjadi komunitas belajar.
Dalam praktik pembelajaran SD, interaksi sosial dapat difasilitasi melalui kerja kelompok. Materi ke-SD-an dirancang untuk kolaborasi. Siswa belajar bekerja sama dan berkomunikasi. Konflik menjadi kesempatan belajar. Guru membimbing proses sosial.
Interaksi sosial juga mendukung pembelajaran akademik. Siswa belajar dari teman sebaya. Lingkungan kelas menjadi inklusif. Guru menciptakan iklim saling menghargai. Pembelajaran menjadi bermakna.
Dengan demikian, sekolah dasar berfungsi sebagai ruang interaksi sosial. Pendidikan dasar membentuk keterampilan sosial siswa. Sekolah mendukung perkembangan holistik. Anak tumbuh sebagai individu sosial.
Penulis: Aida Meilina