Sinergi WA Web dan Kegiatan Literasi Digital di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —WA Web menjadi alat komunikasi utama dalam kegiatan literasi digital sekolah dasar. Guru dapat mengirimkan bahan bacaan digital secara cepat kepada orang tua. Siswa kemudian membaca bahan tersebut sebagai bagian dari tugas literasi. Orang tua membantu memeriksa pemahaman anak melalui percakapan singkat. Pengiriman materi melalui WA Web menghemat waktu dan biaya. Komunikasi menjadi lebih lancar dan efektif. WA Web memperkuat budaya literasi digital di sekolah dasar.
Guru menggunakan WA Web untuk memberikan pengingat jadwal membaca harian. Orang tua menjadi lebih disiplin mengajak anak membaca di rumah. Kegiatan membaca rutin meningkatkan kemampuan bahasa siswa. Guru juga memonitor perkembangan melalui laporan singkat dari orang tua. Kolaborasi keluarga dan sekolah menjadi semakin kuat. Siswa mendapat dukungan penuh dalam proses belajar. WA Web mempermudah koordinasi kegiatan literasi.
Dalam kegiatan proyek literasi, WA Web membantu siswa bertukar informasi. Mereka dapat mengirim foto buku yang dibaca atau catatan penting. Guru memberikan umpan balik melalui pesan singkat. Interaksi ini mendorong siswa lebih percaya diri menunjukkan hasil bacaannya. Diskusi literasi menjadi lebih aktif meski tidak selalu tatap muka. Anak merasa dihargai karena pendapatnya diperhatikan. WA Web memperluas ruang diskusi pendidikan.
Penggunaan WA Web juga memudahkan penyampaian materi literasi multimedia. Guru mengirim tautan video cerita atau audio membaca yang ramah anak. Siswa dapat mendengarkan cerita sambil mengikuti teks. Aktivitas ini memperkuat aspek pemahaman mendengar. Orang tua ikut mendampingi dan memberi umpan balik. Pembelajaran literasi menjadi lebih variatif. WA Web memperkaya pengalaman belajar digital.
Sekolah menetapkan aturan penggunaan WA Web agar tetap aman dan profesional. Guru harus menjaga privasi data siswa. Grup WA hanya digunakan untuk kepentingan pendidikan. Orang tua juga diingatkan untuk menggunakan bahasa yang sopan. Keteraturan dalam penyampaian pesan membuat komunikasi lebih sehat. Aturan yang baik menciptakan suasana belajar positif. WA Web digunakan secara bijaksana.
Orang tua juga berperan aktif dalam memanfaatkan WA Web untuk literasi. Mereka dapat bertanya langsung kepada guru jika ada materi yang kurang dipahami. Anak merasa terbantu karena masalah belajar cepat ditangani. Guru memberikan solusi sesuai kebutuhan siswa. Komunikasi yang terbuka memperkuat rasa percaya antara pihak sekolah dan keluarga. Siswa merasakan dukungan menyeluruh dari rumah dan sekolah. WA Web menjadi sarana kolaborasi yang kuat.
Dengan berbagai manfaatnya, WA Web sangat mendukung literasi digital sekolah dasar. Guru lebih mudah merancang kegiatan membaca yang terstruktur. Orang tua dapat mendampingi anak dengan lebih efektif. Siswa memperoleh pengalaman literasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Komunikasi menjadi cepat, aman, dan efisien. Teknologi memperkuat budaya membaca di sekolah. WA Web menjadi bagian penting dalam pendidikan digital masa kini.
Penulis : Nia Ayu Anggraeni
Sumber : Google