Siswa SD Belajar Coding Dasar Melalui Permainan Interaktif
Sekolah dasar kini mulai memperkenalkan dunia coding kepada siswa melalui permainan edukatif yang menyenangkan. Dengan pendekatan berbasis permainan seperti Scratch atau Code.org, anak-anak belajar memahami logika pemrograman tanpa merasa terbebani oleh istilah teknis. Aktivitas ini melatih pola pikir logis sekaligus mengasah kreativitas mereka.
Guru berperan penting dalam mengarahkan siswa agar memahami konsep urutan perintah, kondisi, dan pengulangan. Melalui karakter dan cerita yang mereka ciptakan sendiri di layar komputer, siswa belajar bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk mengekspresikan ide.
Kegiatan coding ini juga menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menggunakan teknologi secara produktif. Mereka belajar bahwa menjadi pengguna teknologi bukanlah satu-satunya pilihan — mereka juga bisa menjadi pembuatnya.
Selain di kelas, beberapa sekolah mengadakan klub coding mingguan yang membuka kesempatan bagi siswa untuk berkolaborasi. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kerja sama dan saling berbagi pengetahuan antar teman.
Dengan dukungan guru dan orang tua, pembelajaran coding di tingkat SD menjadi pondasi penting untuk menyiapkan generasi yang cakap digital, kreatif, dan siap menghadapi era teknologi masa depan.