Siswa SD Belajar Sains Melalui Proyek Pembuatan Volkanik Mini
Untuk memperkenalkan konsep letusan gunung berapi, guru SD mengajak siswa membuat model vulkanik mini dari tanah liat, soda kue, dan cuka. Kegiatan sederhana ini membuat anak-anak memahami proses ilmiah secara nyata.
Saat "gunung" mereka meletus, suasana kelas menjadi riuh dengan tawa dan kekaguman. Pengalaman visual dan praktikal ini membantu anak memahami konsep tekanan gas dan reaksi kimia.
Selain belajar sains, siswa juga mengasah keterampilan motorik halus saat membentuk model. Proyek ini menggabungkan unsur seni, sains, dan kerja sama tim.
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjelaskan kembali proses letusan dengan bahasa mereka sendiri. Hal ini memperkuat kemampuan komunikasi ilmiah sejak dini.
Dengan pendekatan eksperiensial ini, pembelajaran sains di SD menjadi lebih menarik, relevan, dan mudah diingat anak-anak.