Teknologi Masa Depan di Tangan Anak SD: Coding dan Robotika Mini Jadi Materi Belajar Baru
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Teknologi masa depan kini berada di
tangan anak-anak di sebuah sekolah dasar, dengan coding dan robotika mini
menjadi materi belajar baru yang diterima dengan antusias. Program ini
dirancang untuk membekali siswanya dengan keterampilan yang dibutuhkan di era digital,
sehingga mereka dapat menjadi pemimpin dan inovator di masa depan. Mereka
diajak untuk memahami bagaimana teknologi bekerja dan bagaimana mereka dapat
menggunakannya untuk menciptakan perubahan positif.
Pembelajaran
coding di SD ini menggunakan metode visual dan interaktif, sehingga anak-anak
merasa seperti sedang bermain game saat menyusun perintah. Mereka diajak untuk
memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil dan menyelesaikannya secara
terstruktur – keterampilan yang sangat berguna di semua bidang. Setiap siswa
diberikan akses ke perangkat lunak pemrograman yang sederhana, sehingga mereka
dapat berlatih kapan saja dan di mana saja.
Robotika
mini menjadi media yang sempurna untuk menerapkan konsep coding yang telah
dipelajari. Siswa diajak untuk merakit robot dengan tangan sendiri, menggunakan
bagian-bagian yang aman dan mudah dipahami. Setelah robot selesai, mereka akan
memprogramnya untuk melakukan tugas-tugas sederhana seperti berjalan melalui
jalur, mengumpulkan benda, atau menanggapi suara. Kegiatan ini melatih
kemampuan motor halus, logika berpikir, dan kreativitas.
Anak-anak
sangat antusias dengan materi belajar baru ini, dan banyak yang mengatakan
bahwa pelajaran coding dan robotika adalah yang paling mereka sukai. Mereka
semakin percaya diri dalam menyelesaikan masalah, bekerja sama dengan
teman-teman, dan mengungkapkan ide kreatif mereka. Guru juga melihat
peningkatan minat belajar siswa secara umum, karena mereka merasa bahwa
pelajaran menjadi lebih relevan dan menarik.
Dengan
memasukkan coding dan robotika mini ke dalam materi belajar, SD ini berharap
dapat membekali anak-anak dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi
masa depan yang semakin digital. Langkah ini juga diharapkan dapat
menginspirasi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama, sehingga generasi
masa depan dapat menjadi pemimpin di bidang teknologi. Selain itu, program ini
juga bertujuan untuk mengurangi kesenjangan digital di antara anak-anak,
sehingga semua memiliki kesempatan yang sama untuk mempelajari teknologi.
Penulis:
Ailsa Widya Imamatuzzadah