Tidak Hanya Menonton, Tapi Mengamati: Belajar Cuaca Lewat Observasi Harian
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya—Cuaca adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang selalu hadir namun tidak selalu diperhatikan. Anak-anak sering melihat langit, hujan, atau matahari, tetapi belum tentu memahami maknanya. Observasi harian membantu siswa lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Mereka belajar bahwa cuaca berubah dari waktu ke waktu dan memiliki pola tertentu. Proses ini melibatkan keingintahuan dan pengamatan aktif.
Saat anak mengamati cuaca, mereka belajar mencatat apa yang mereka lihat. Misalnya, apakah hari ini cerah, mendung, atau berangin. Catatan sederhana tersebut dapat menjadi data untuk melihat perubahan cuaca dari hari ke hari. Anak pun mulai memahami bahwa cuaca tidak terjadi secara acak, tetapi memiliki penyebab ilmiah. Mereka juga menyadari bahwa cuaca memengaruhi aktivitas manusia.
Observasi cuaca dapat dikaitkan dengan aktivitas kelas atau rumah. Guru dapat memberi tugas sederhana seperti menggambar awan setiap pagi atau mencatat kapan hujan turun. Kegiatan ini membantu anak mengenal istilah cuaca dengan cara yang menyenangkan. Mereka dapat berbagi hasil pengamatan dengan teman dan berdiskusi tentang perbedaan wilayah tempat tinggal. Hal ini membuka ruang untuk komunikasi dan berbagi pengalaman.
Melalui proses mengamati cuaca, anak belajar berpikir sistematis. Mereka mulai terbiasa bertanya, mengumpulkan informasi, dan menarik kesimpulan. Kegiatan ini menumbuhkan kemampuan ilmiah sejak dini. Tanpa disadari, anak belajar bahwa lingkungan adalah sumber pengetahuan yang tidak pernah habis. Pengamatan rutin membantu mereka membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat.
Pada akhirnya, observasi cuaca bukan hanya kegiatan mencatat informasi, tetapi proses melatih kepekaan terhadap alam. Anak belajar bahwa alam memberikan tanda yang dapat dipahami. Dengan memahami tanda-tanda tersebut, mereka mampu mengambil keputusan sesuai kebutuhan. Sikap peduli lingkungan pun tumbuh lebih alami. Belajar cuaca berubah menjadi pembelajaran hidup yang sederhana, bermakna, dan dekat dengan keseharian.