Translate sebagai Media Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Anak SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya—Translate membantu siswa menambah kosakata baru setiap hari. Guru memberikan daftar kata bertema sekolah, makanan, dan hewan. Siswa mencari arti menggunakan Translate dan mencatat dalam buku kecil. Setiap kata digunakan untuk membuat kalimat sederhana. Guru memeriksa struktur dan makna. Translate mempersingkat waktu pencarian kosa kata. Pembelajaran menjadi efektif.
Siswa diminta mencari lima kata baru setiap minggu melalui Translate. Mereka mempresentasikan arti dan contoh kalimat di depan kelas. Teman-teman mendengarkan dan memberi saran. Aktivitas ini melatih keberanian berbicara. Kosakata berkembang melalui latihan teratur. Translate menjadi alat eksplorasi bahasa. Bahasa Inggris terasa lebih dekat.
Guru mengadakan permainan tebak kosakata. Siswa menyebutkan arti kata dalam bahasa Indonesia dan teman menebak versi Inggrisnya. Translate digunakan sebagai pengecek jawaban. Permainan menciptakan kelas aktif dan penuh tawa. Siswa belajar tanpa merasa terbebani. Translate menghidupkan suasana. Kompetisi menjadi sehat.
Translate juga digunakan untuk mencari sinonim dan antonim. Siswa membandingkan pilihan kata yang muncul. Guru menjelaskan perbedaan penggunaan berdasarkan konteks kalimat. Anak belajar memilih diksi yang tepat. Kosakata menjadi kaya dan bervariasi. Translate memperluas wawasan bahasa. Belajar menjadi analitis.
Dalam proyek menulis paragraf, siswa hanya boleh menggunakan Translate untuk kata yang belum diketahui. Mereka diminta membuat cerita pendek tentang aktivitas sehari-hari. Setelah selesai, guru merevisi struktur kalimat. Siswa memahami bahwa Translate membantu tapi bukan satu-satunya sumber. Kreativitas tetap utama. Translate sebagai pendukung belajar.
Siswa membuat kamus mini pribadi berdasarkan kosakata yang pernah dicari di Translate. Kamus dihias dan disusun alfabetis. Setiap minggu buku diperbarui. Anak merasa bangga dengan koleksi kata mereka. Translate membantu menambah isi kamus. Kosakata tumbuh konsisten.
Kesimpulannya, Translate menjadi alat efektif dalam peningkatan kosakata siswa SD. Permainan, presentasi, dan kamus mini membuat belajar menyenangkan. Guru mengarahkan penggunaan Translate dengan bijak. Siswa berkembang mandiri dalam pencarian arti. Kosakata bertambah dari hari ke hari. Translate mendukung literasi global. Bahasa menjadi jendela dunia.
Penulis : Nia Ayu Anggraeni
Sumber : Google