Youtube sebagai Media Pembelajaran Audio Visual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya—Youtube memberikan akses video pembelajaran dengan beragam topik yang sesuai umur siswa SD. Guru memilih video bacaan puisi dengan narasi dan musik lembut. Siswa memperhatikan intonasi dan pelafalan. Setelah menonton, anak mencoba membaca puisi dengan ekspresi serupa. Guru memberi catatan perbaikan nada suara. Youtube membantu meningkatkan keterampilan membaca nyaring. Bahasa menjadi lebih merdu.
Guru menggunakan Youtube untuk pembelajaran teks prosedur. Siswa menonton video cara membuat es buah. Mereka mencatat bahan dan langkah kerja. Kemudian mereka menuliskan kembali prosedur menggunakan kalimat sendiri. Hasil tulisan dibahas bersama. Youtube menyediakan gambaran nyata proses. Siswa belajar menulis lebih jelas.
Pembelajaran dongeng menjadi lebih menarik ketika ditampilkan melalui animasi di Youtube. Siswa menonton cerita singkat dan menyebutkan tokoh, latar, dan pesan moral. Guru memandu diskusi serta menanyakan perasaan siswa tentang plot cerita. Anak lebih mudah memahami karena bantuan visual. Dongeng tidak hanya dibaca tetapi dialami. Youtube memperkaya literasi. Imajinasi berkembang.
Guru meminta siswa mencari video edukasi tentang peribahasa. Mereka kemudian mempresentasikan satu peribahasa dan maknanya. Presentasi melatih keberanian berbicara. Siswa lain mendengarkan dan memberi komentar sopan. Youtube menjadi sumber belajar kolaboratif. Pengetahuan tumbuh melalui berbagi. Bahasa Indonesia terasa hidup.
Siswa juga belajar membuat resensi video Youtube. Mereka menonton dan menulis kelebihan serta kelemahan konten. Guru memberikan format penilaian yang jelas. Siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Mereka tidak hanya menonton pasif tetapi menilai. Youtube menjadi media analisis. Literasi digital meningkat.
Youtube dapat digunakan untuk belajar bahasa melalui musik. Guru memilih lagu anak-anak yang sederhana. Siswa menyanyi bersama sambil memahami arti lirik. Aktivitas ini membuat kelas ceria. Lagu menjadi alat pembelajaran bahasa yang menyenangkan. Youtube mempertemukan musik dan literasi. Belajar terasa ringan.
Kesimpulannya, Youtube berperan besar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Video puisi, dongeng, prosedur, dan peribahasa meningkatkan pemahaman siswa. Resensi dan presentasi menumbuhkan kritis dan komunikasi. Musik menghidupkan kelas dengan suasana positif. Pembelajaran lebih variatif dan visual. Youtube menjadi jembatan literasi modern.
Penulis : Nia Ayu Anggraeni
Sumber : Google