Youtube sebagai Referensi Tutorial Kerajinan Tangan untuk Siswa SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya—Youtube menyediakan banyak video tutorial yang menarik untuk pelajaran prakarya sekolah dasar. Guru memilih konten sesuai usia dan kemampuan anak. Siswa menonton video cara membuat origami, vas bunga, hingga gelang kain. Setelah menonton, mereka mencoba membuat ulang menggunakan bahan sederhana. Guru mendampingi setiap langkah. Youtube membuat prakarya menjadi lebih nyata. Pembelajaran terasa praktis.
Dalam kegiatan kelompok, siswa membagi tugas saat mengikuti tutorial. Ada yang memegang gunting, merekat, atau melipat kertas. Mereka belajar bekerja sama dengan peran masing-masing. Guru memberi poin pada kelompok yang kompak dan teliti. Kerjasama menjadi nilai utama dalam proyek. Youtube memperkuat kolaborasi. Kreativitas lahir dari kerja tim.
Siswa diizinkan memilih video tutorial yang mereka sukai. Mereka mencari konten dengan tema bebas seperti bunga, hewan, atau mainan kecil. Guru memastikan materi tetap edukatif dan aman. Siswa lebih antusias ketika memilih sendiri. Youtube memberi kebebasan kreativitas. Pembelajaran terasa personal. Anak menemukan gaya seni masing-masing.
Youtube juga membantu siswa memahami tahapan kerja secara visual. Video yang dipause dan diulang mempermudah pemahaman. Anak dapat meniru gerakan tangan pembuat tutorial. Guru meminta siswa menuliskan ulang langkah-langkah yang sudah dipelajari. Hal ini meningkatkan kemampuan prosedural. Youtube menjadi media belajar dua jalur: lihat dan praktik. Ingatan lebih kuat.
Siswa membuat pameran hasil karya dari tutorial Youtube. Mereka memberi label nama dan bahan pembuatan. Orang tua diundang melihat pameran tersebut. Anak merasa bangga dan semakin percaya diri. Youtube memberikan ruang karya yang tumbuh. Produk seni bermakna karena diapresiasi. Pembelajaran menjadi publik dan nyata.
Guru memberikan refleksi tentang proses belajar dengan Youtube. Siswa menuliskan bagian tersulit saat mengikuti tutorial. Mereka juga menuliskan bagian yang paling disukai. Dari refleksi ini guru mengetahui kendala pembelajaran. Youtube sebagai media dievaluasi bersama. Pembelajaran menjadi sistematis. Kreativitas tidak berhenti setelah pembuatan karya.
Kesimpulannya, Youtube adalah sumber tutorial kerajinan yang sangat relevan bagi SD. Siswa belajar melalui visual, gerakan, dan praktik langsung. Kerja kelompok serta refleksi memperkuat pengalaman belajar. Pameran karya memberi penghargaan terhadap usaha anak. Youtube membuka pintu ide kreatif tanpa batas. Prakarya berkembang dinamis. Belajar menjadi menyenangkan.
Penulis : Nia Ayu Anggraeni
Sumber : Google