YouTube untuk Edukasi Musik Anak di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Musik menjadi bagian penting dalam perkembangan kreativitas, konsentrasi, dan emosi anak-anak. Namun, tidak semua sekolah memiliki fasilitas lengkap untuk pembelajaran musik. YouTube hadir sebagai media alternatif yang memungkinkan anak-anak belajar berbagai instrumen, lagu, atau teknik bernyanyi melalui video edukatif. Dengan bimbingan guru dan orang tua, YouTube membantu anak mengembangkan keterampilan musikal sekaligus menumbuhkan minat dan kecintaan pada musik.
Anak-anak bisa menonton tutorial memainkan alat musik sederhana, seperti recorder, keyboard, atau gitar mini. Selain itu, mereka bisa belajar menyanyikan lagu-lagu anak-anak atau lagu berbahasa asing yang disampaikan dengan cara menyenangkan. Setelah menonton, anak dapat mempraktikkan langkah-langkahnya secara langsung, melatih koordinasi motorik, pendengaran, dan kemampuan mengekspresikan diri melalui musik. Aktivitas ini juga melatih kesabaran dan ketekunan saat berlatih.
Selain menonton, anak-anak dapat membuat video pendek memperagakan kemampuan bermusik mereka, misalnya menyanyi, memainkan alat musik, atau membuat kreasi musik sendiri. Proses ini mengajarkan mereka merencanakan ide, mengatur ritme, mengekspresikan diri, dan mempresentasikan karya mereka kepada teman atau keluarga. Aktivitas ini menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan komunikasi nonverbal.
Guru dan orang tua tetap berperan penting dalam membimbing penggunaan YouTube agar anak menonton konten yang sesuai usia dan aman. Mereka dapat memberikan arahan, memilih video edukatif, serta mengajarkan teknik mendengarkan yang baik dan cara meniru ritme atau melodi dengan tepat. Pendampingan ini memastikan anak belajar aktif dan memahami materi, bukan sekadar menonton video secara pasif.
Pemanfaatan YouTube untuk edukasi musik mendukung SDGs poin 4, pendidikan berkualitas dan inklusif, serta SDGs poin 8, keterampilan kreatif dan kerja produktif. Anak-anak belajar mengembangkan bakat musik, kreativitas, disiplin, dan kemampuan kolaborasi melalui media digital. Dengan pendekatan ini, YouTube menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan era digital, sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap seni dan budaya sejak dini.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa