Anak SD Menulis Cerita Fantasi Interaktif dan Meminta Saran ChatGPT
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — ChatGPT memandu anak SD menulis cerita fantasi interaktif yang seru dan kreatif. Anak menuliskan ide awal dan meminta saran pengembangan alur dari ChatGPT. Aktivitas ini melatih literasi, imajinasi, dan kemampuan analisis. Guru membimbing agar alur cerita tetap koheren dan sesuai konteks pembelajaran. Anak belajar menggabungkan ide mereka dengan saran digital. Proses ini membuat belajar literasi lebih menyenangkan dan interaktif.
Setiap siswa dapat menambahkan karakter unik, lokasi, atau konflik menarik dalam cerita. ChatGPT memberikan alternatif ide dan perkembangan cerita. Guru memfasilitasi agar anak memahami struktur narasi dan pengembangan karakter. Anak belajar menyusun cerita dengan logis dan kreatif. Aktivitas ini menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan imajinatif. Cerita fantasi menjadi karya yang memotivasi anak untuk terus berkreasi.
Anak juga dapat menambahkan ilustrasi atau diagram untuk memperjelas adegan cerita. Aktivitas ini melatih kreativitas visual dan ekspresi diri. Guru memberikan arahan agar ilustrasi mendukung narasi. Anak belajar mengekspresikan ide secara visual dan naratif. Proses ini membuat cerita lebih hidup dan mudah dipahami. Aktivitas ini menumbuhkan keterampilan literasi dan seni.
Cerita fantasi interaktif juga dapat didiskusikan bersama teman sekelas. Anak berbagi pendapat tentang alur, karakter, dan ide kreatif. Aktivitas ini melatih komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan kritis. Guru memfasilitasi agar diskusi tetap fokus dan produktif. Anak belajar menghargai ide teman sekaligus menyempurnakan cerita mereka. Proses ini membuat literasi lebih interaktif dan menyenangkan.
Selain itu, ChatGPT memberikan saran untuk membuat cerita lebih menantang atau lucu. Anak belajar menyesuaikan ide mereka dengan masukan digital. Guru membimbing agar proses tetap menyenangkan dan edukatif. Aktivitas ini menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak. Anak merasa tertantang untuk mengembangkan cerita baru setiap hari. Proses ini membuat belajar literasi lebih seru dan aplikatif.
Secara keseluruhan, menulis cerita fantasi interaktif dengan ChatGPT membuat literasi anak SD lebih kreatif dan menyenangkan. Anak belajar menulis, berpikir kritis, dan mengekspresikan ide. Guru memiliki metode interaktif yang membuat anak aktif berpartisipasi. Aktivitas ini menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kolaborasi. Anak merasa belajar sambil bermain dan berkreasi. ChatGPT menjadi media pembelajaran yang inspiratif, interaktif, dan edukatif.
###
Penulis: Della Octavia C. L