Canva Membantu Penguatan Literasi Visual di Era Digital
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam cara informasi disampaikan dan dipahami, salah satunya melalui penggunaan platform desain seperti Canva. Canva hadir sebagai alat yang memudahkan pembuatan konten visual secara cepat dan sederhana, sehingga informasi tidak lagi hanya disajikan dalam bentuk teks panjang. Dalam konteks pendidikan, kehadiran Canva mendorong peningkatan literasi visual, yaitu kemampuan memahami, menafsirkan, dan menyampaikan informasi melalui tampilan visual yang terstruktur.
Melalui Canva, anak belajar mengenali hubungan antara teks, gambar, warna, dan tata letak. Proses ini membantu mereka memahami bahwa informasi yang baik tidak hanya bergantung pada isi, tetapi juga pada cara penyajiannya. Ketika anak menyusun poster atau infografik, mereka dilatih untuk memilih informasi yang paling penting dan menyusunnya secara sistematis agar mudah dipahami oleh orang lain.
Literasi visual menjadi semakin penting di tengah arus informasi digital yang sangat cepat. Anak yang terbiasa menggunakan Canva cenderung lebih peka terhadap pesan visual dan mampu memahami informasi secara lebih kritis. Mereka tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga mampu menjadi produsen informasi visual yang bertanggung jawab.
Pemanfaatan Canva ini berkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena mendukung pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Literasi visual juga memperkuat keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis dan komunikasi efektif.
Dengan pendampingan yang tepat, Canva dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang memperkaya pengalaman belajar, sekaligus membantu anak menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa