ChatGPT Mempermudah Pemahaman Materi Pelajaran IPA
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Belajar IPA di sekolah dasar membutuhkan pemahaman konsep yang jelas dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Banyak siswa sering merasa kesulitan memahami fenomena ilmiah, istilah baru, atau definisi yang kompleks. Mereka membutuhkan penjelasan yang sederhana dan contoh yang mudah dihubungkan dengan pengalaman sehari-hari. ChatGPT hadir sebagai alat bantu yang dapat memberikan penjelasan tambahan dengan bahasa yang mudah dipahami, memberi contoh fenomena alam, atau menjawab pertanyaan siswa secara cepat. Pemanfaatan ini mendukung SDGs poin 4, karena membantu menciptakan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan bermakna bagi semua siswa.
Siswa bisa menanyakan berbagai hal, mulai dari fenomena alam, jenis-jenis hewan dan tumbuhan, hingga eksperimen sederhana yang bisa dilakukan di rumah. ChatGPT memberikan jawaban yang mudah dimengerti dan relevan dengan konteks siswa SD. Misalnya, jika siswa bertanya tentang siklus air, ChatGPT dapat menjelaskan dengan bahasa sederhana dan memberikan contoh sehari-hari, seperti hujan yang membasahi tanaman. Dengan cara ini, siswa dapat memahami konsep ilmiah dengan lebih cepat dan tidak merasa terbebani oleh istilah yang terlalu sulit.
Selain memberikan penjelasan, ChatGPT juga mendorong siswa untuk berpikir kritis. Siswa belajar membandingkan jawaban yang diberikan dengan pengalaman mereka sendiri, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan. Proses ini membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah sejak dini, termasuk kemampuan membuat hipotesis sederhana atau memahami hubungan sebab-akibat di alam. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu yang sehat.
Guru tetap memiliki peran penting untuk membimbing penggunaan ChatGPT. Guru bisa menambahkan konteks lokal, memberikan contoh percobaan sederhana, atau memastikan jawaban ChatGPT sesuai dengan kurikulum. Pendampingan ini memastikan siswa tetap belajar secara sistematis dan tidak salah paham dengan informasi yang diberikan. Guru juga bisa memanfaatkan jawaban ChatGPT sebagai bahan diskusi kelas untuk memperkuat pemahaman kolektif siswa.
Dengan pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran IPA, siswa SD dapat belajar secara interaktif, menyenangkan, dan lebih mandiri. Mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak berpikir kritis, mengeksplorasi ide, dan menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata. Pendekatan ini menciptakan proses belajar yang efektif, partisipatif, dan sesuai dengan tujuan SDGs poin 4, yaitu memastikan pendidikan berkualitas dan inklusif untuk semua anak.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa