Google Translate Mendukung Pembelajaran Inklusif di Pendidikan Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Google Translate memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran inklusif di sekolah dasar, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan bahasa. Aplikasi ini membantu menjembatani perbedaan bahasa yang mungkin dialami siswa, baik karena latar belakang keluarga maupun lingkungan sosial yang beragam. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih adil dan merata.
Di beberapa sekolah dasar, Google Translate digunakan sebagai alat bantu untuk memahami instruksi pembelajaran. Siswa dapat menerjemahkan kata atau kalimat sederhana yang belum dipahami, sehingga tidak tertinggal dalam proses belajar. Hal ini membantu meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas.
Selain membantu siswa, Google Translate juga bermanfaat bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Orang tua yang memiliki keterbatasan penguasaan bahasa tertentu dapat menggunakan aplikasi ini untuk membantu anak memahami tugas sekolah. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga pun menjadi lebih efektif.
Dari perspektif SDGs, Google Translate mendukung SDGs poin 4 dengan menciptakan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi semua anak. Teknologi ini menjadi alat pendukung untuk mengurangi kesenjangan pembelajaran yang disebabkan oleh perbedaan bahasa.
Pemanfaatan Google Translate perlu diintegrasikan dengan pembelajaran literasi bahasa yang baik. Siswa tetap perlu diajarkan pemahaman makna dan konteks bahasa, agar teknologi menjadi pendukung, bukan pengganti proses belajar.
# # #
Penulis: Salsa Billa Aulia