Kebun Sekolah: Laboratorium Alam di SD Ramah Lingkungan
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Kebun sekolah bukan hanya sekedar taman dengan berbagai jenis tanaman, melainkan laboratorium alam yang memberikan pengalaman belajar yang unik dan menyenangkan bagi siswa SD ramah lingkungan. Di kebun sekolah, siswa dapat belajar tentang berbagai aspek lingkungan hidup secara langsung, mulai dari proses pertumbuhan tanaman, interaksi antarmakhluk hidup, hingga pentingnya menjaga kesuburan tanah.
Di kebun sekolah, siswa diajak untuk menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat. Mereka belajar tentang bagaimana cara menanam, merawat, dan memanen tanaman dengan benar. Selain itu, mereka juga belajar tentang manfaat tanaman bagi kesehatan dan lingkungan.
Kebun sekolah juga menjadi tempat yang ideal untuk belajar tentang ekosistem. Siswa dapat mengamati berbagai jenis serangga, burung, dan hewan kecil lainnya yang hidup di kebun sekolah. Mereka belajar tentang bagaimana makhluk hidup saling berinteraksi dan bergantung pada satu sama lain. Selain itu, mereka juga belajar tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
Selain itu, kebun sekolah juga mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga kesuburan tanah. Mereka belajar tentang cara membuat kompos dari sampah organik, cara menggunakan pupuk organik, dan cara mencegah erosi tanah. Dengan demikian, mereka belajar tentang pentingnya menjaga kualitas tanah untuk keberlanjutan pertanian dan lingkungan hidup.
Lebih dari itu, kebun sekolah juga memberikan manfaat sosial dan emosional bagi siswa. Mereka belajar untuk bekerja sama, berbagi tanggung jawab, dan menghargai hasil karya orang lain. Selain itu, mereka juga merasa lebih dekat dengan alam dan lebih peduli terhadap lingkungan.
Dengan demikian, kebun sekolah merupakan laboratorium alam yang memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa SD ramah lingkungan. Di kebun sekolah, siswa tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga belajar melalui pengalaman nyata yang menyenangkan dan bermakna.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah