SD Ramah Lingkungan vs. Perubahan Iklim: Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Perubahan iklim merupakan tantangan global yang membutuhkan solusi dari semua pihak, termasuk generasi muda. SD ramah lingkungan memainkan peran penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dengan memberikan pendidikan dan keterampilan yang relevan.
Di SD ramah lingkungan, siswa belajar tentang penyebab dan dampak perubahan iklim, serta cara-cara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan beradaptasi dengan perubahan iklim. Mereka belajar tentang pentingnya menghemat energi dan udara, menggunakan transportasi yang ramah lingkungan, mengurangi konsumsi daging, dan menanam pohon.
Selain itu, siswa juga belajar tentang bagaimana cara berpartisipasi dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal maupun global. Mereka belajar tentang bagaimana cara mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan, mengorganisir kegiatan penghijauan, dan mendaur ulang sampah.
SD ramah lingkungan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang penting untuk menghadapi perubahan iklim, seperti kepedulian, tanggung jawab, keberanian, dan kerjasama. Siswa belajar untuk peduli terhadap lingkungan dan sesama manusia, bertanggung jawab terhadap tindakan mereka, berani mengambil risiko, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Generasi muda yang dididik di SD ramah lingkungan memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dan inovator di bidang lingkungan. Mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan semangat yang dibutuhkan untuk menciptakan solusi-solusi inovatif untuk mengatasi perubahan iklim dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Oleh karena itu, SD ramah lingkungan merupakan investasi yang penting untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Melalui pendidikan dan pelatihan yang komprehensif, SD ramah lingkungan dapat melahirkan generasi muda yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah