Literasi Lingkungan melalui Media Digital di SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Media digital mulai dimanfaatkan di sekolah dasar sebagai sarana untuk menanamkan literasi lingkungan sejak usia dini. Melalui berbagai bentuk media digital, guru dapat menyampaikan materi lingkungan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Pendekatan ini membantu siswa mengenal isu-isu lingkungan secara bertahap sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.
Dalam pembelajaran, siswa mempelajari berbagai isu lingkungan melalui video dan gambar edukatif yang menampilkan kondisi alam, permasalahan lingkungan, serta upaya pelestariannya. Visualisasi tersebut membantu siswa memahami dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan secara lebih konkret. Dengan melihat contoh nyata, siswa menjadi lebih mudah memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.
Kegiatan pembelajaran ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim dan tujuan ke-15 mengenai perlindungan ekosistem darat. Melalui pengenalan isu lingkungan sejak dini, siswa diharapkan memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Guru berperan penting dalam mengaitkan materi yang dipelajari dengan aksi nyata yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Kegiatan sederhana seperti memilah sampah, menjaga kebersihan kelas, atau merawat tanaman di halaman sekolah menjadi bagian dari pembelajaran. Dengan cara ini, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah kegiatan pembelajaran, guru mengajak siswa melakukan diskusi sederhana untuk merefleksikan apa yang telah mereka pelajari. Diskusi ini bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian dan empati siswa terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka. Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan gagasan tentang cara menjaga lingkungan dengan bahasa mereka sendiri.
Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran lingkungan siswa dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Literasi lingkungan yang ditanamkan sejak dini diharapkan menjadi dasar bagi terbentuknya sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap alam. Dengan dukungan media digital dan pendampingan guru, pendidikan lingkungan di sekolah dasar dapat berjalan secara efektif dan bermakna.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti