Metode Diskusi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD
Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran strategis. Mata pelajaran ini menanamkan nilai kebangsaan sejak dini. Namun, pembelajaran sering masih bersifat hafalan. Nilai Pancasila belum sepenuhnya dihidupi. Metode diskusi menawarkan pendekatan yang lebih reflektif.
Melalui diskusi, anak diajak menyampaikan pendapat. Mereka belajar mendengar dan menghargai pandangan teman. Nilai demokrasi dipraktikkan secara langsung. Pendidikan Pancasila menjadi lebih bermakna. Anak tidak sekadar menghafal sila.
Diskusi perlu dirancang sesuai usia anak. Pertanyaan harus sederhana dan kontekstual. Guru berperan mengarahkan, bukan mendominasi. Lingkungan kelas harus aman dan inklusif. Anak perlu merasa dihargai.
Diskusi dapat dikaitkan dengan isu sehari-hari. Misalnya, berbagi, antre, atau kerja kelompok. Nilai Pancasila hadir dalam pengalaman nyata. Anak belajar menerapkan nilai dalam kehidupan. Pendidikan dasar menjadi ruang pembentukan karakter.
Metode diskusi membantu anak berpikir kritis dan empatik. Nilai tidak lagi abstrak. Pendidikan Pancasila menjadi hidup. Sekolah dasar berperan membangun warga negara sejak dini. Dari diskusi kecil, kesadaran besar tumbuh.
Penulis: Aida Meilina