Optimalisasi Pembelajaran Abad 21 melalui Pemanfaatan Canva di Pendidikan Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Canva telah berkembang menjadi salah satu platform desain digital yang banyak dimanfaatkan pendidik di era pembelajaran abad 21. Aplikasi ini menyediakan antarmuka yang sederhana namun kaya fitur sehingga mudah diakses oleh guru dan siswa sekolah dasar. Kehadiran Canva menjawab kebutuhan pembelajaran yang lebih kreatif, visual, dan kolaboratif. Dalam konteks pendidikan dasar, visualisasi materi sangat membantu meningkatkan pemahaman konsep. Oleh karena itu, Canva menjadi alat strategis bagi guru dalam merancang media pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna.
Integrasi Canva dalam proses pembelajaran memungkinkan siswa mengembangkan berbagai kompetensi literasi baru. Melalui aktivitas mendesain poster, infografis, atau presentasi, siswa dilatih berpikir kritis dan terstruktur. Mereka juga belajar memilih informasi penting, mengorganisasinya, serta menyajikannya secara visual. Proses tersebut mendukung penguatan literasi digital yang menjadi prioritas utama kurikulum abad 21. Dengan demikian, Canva tidak hanya menjadi media visual, tetapi juga sarana pembentukan kecakapan berpikir tingkat tinggi.
Dari perspektif pedagogis, Canva mendukung pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang semakin banyak diterapkan di pendidikan dasar. Guru dapat memberikan tugas yang mendorong eksplorasi, kreativitas, dan pemecahan masalah melalui desain visual. Siswa pun terdorong untuk berkolaborasi dalam kelompok, membagi peran, dan menggabungkan ide. Kolaborasi semacam ini melatih kemampuan komunikasi dan kerja tim sejak dini. Hal tersebut membuat Canva menjadi alat yang selaras dengan tuntutan keterampilan 4C: critical thinking, creativity, collaboration, dan communication.
Selain itu, Canva membantu guru dalam menyederhanakan penyampaian materi yang kompleks. Guru dapat membuat infografis, video pendek, atau lembar kerja visual yang lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Visualisasi semacam ini mampu meningkatkan motivasi belajar karena siswa merasa media yang digunakan lebih menarik dan relevan dengan dunia mereka. Fitur template yang variatif juga mempercepat proses pembuatan media pembelajaran tanpa mengurangi kualitas. Dengan demikian, Canva mendukung efisiensi kerja guru sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa.
Secara keseluruhan, penggunaan Canva di pendidikan dasar menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperkaya proses pembelajaran dengan cara yang inklusif dan adaptif. Platform ini memungkinkan siswa belajar secara kreatif sambil membangun keterampilan digital yang penting untuk masa depan mereka. Guru pun terbantu dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan responsive terhadap kebutuhan siswa. Integrasi Canva membuktikan bahwa pembelajaran abad 21 menuntut perpaduan antara kreativitas, teknologi, dan pedagogi. Karena itu, Canva menjadi salah satu tools yang layak dipertimbangkan dalam ekosistem pendidikan dasar masa kini.
Penulis: Aida Meilina Sumber: images.google.com