Orang Tua Dilibatkan dalam Pembentukan Growth Mindset Anak
Sekolah dasar kini semakin menyadari pentingnya peran orang tua dalam menumbuhkan growth mindset pada anak. Pola pikir positif ini tidak hanya dibangun di lingkungan sekolah, tetapi juga perlu diperkuat di rumah agar anak memperoleh dukungan yang konsisten. Melalui kerja sama antara guru dan orang tua, proses pembentukan karakter belajar anak menjadi lebih menyeluruh dan berkesinambungan.
Melalui pertemuan rutin dan kegiatan parenting, guru memberikan pemahaman tentang bagaimana menanamkan growth mindset di rumah. Orang tua diajak untuk memberi pujian atas usaha dan ketekunan anak, bukan hanya pada hasil akhirnya. Misalnya, dengan mengatakan “Ibu bangga kamu sudah berusaha keras” atau “Ayo kita coba lagi bersama-sama,” orang tua dapat membantu anak belajar menghargai proses dan tidak mudah menyerah.
Selain itu, sekolah juga menyediakan panduan sederhana bagi orang tua untuk mendukung kebiasaan belajar yang positif di rumah. Kegiatan seperti membaca bersama, berdiskusi tentang pengalaman belajar, atau membuat jurnal refleksi harian menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman anak bahwa kemampuan dapat berkembang seiring waktu dan latihan.
Kolaborasi antara sekolah dan orang tua ini terbukti membawa dampak positif terhadap motivasi dan kepercayaan diri siswa. Anak-anak menjadi lebih terbuka terhadap tantangan, tidak takut gagal, dan lebih bersemangat dalam belajar. Dengan keterlibatan aktif keluarga, growth mindset dapat tumbuh menjadi budaya yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah.