Pemanfaatan Video Animasi untuk Memahami Konsep IPA SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Video animasi semakin banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar karena dinilai mampu membantu menjelaskan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Materi seperti siklus air, sistem pernapasan manusia, dan perubahan wujud benda sering kali sulit dipahami siswa jika hanya dijelaskan secara lisan atau melalui teks. Dengan bantuan animasi, proses-proses tersebut dapat divisualisasikan secara jelas dan runtut.
Penyajian materi dalam bentuk visual bergerak membuat siswa lebih mudah memahami isi pelajaran. Animasi menyederhanakan proses ilmiah yang kompleks menjadi tampilan yang lebih konkret dan menarik. Warna, gerak, dan ilustrasi yang disajikan dalam video membantu siswa membangun gambaran mental terhadap materi yang dipelajari, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih mendalam.
Pemanfaatan video animasi sebagai media pembelajaran ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 4, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan penggunaan media yang tepat, guru dapat menyampaikan materi secara lebih efektif dan efisien. Proses pembelajaran pun menjadi lebih variatif, tidak monoton, dan mampu mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa.
Meskipun demikian, guru tetap berperan aktif dalam mengelola penggunaan video animasi di kelas. Video tidak ditayangkan begitu saja, melainkan diintegrasikan dengan diskusi kelas agar siswa tidak hanya menjadi penonton pasif. Guru mengajukan pertanyaan pemantik sebelum, selama, dan setelah penayangan video untuk mendorong siswa berpikir kritis dan memahami isi materi secara lebih mendalam.
Sebagai tindak lanjut, guru sering mengadakan kegiatan lanjutan untuk memperkuat pemahaman konsep siswa. Kegiatan tersebut dapat berupa menggambar proses yang telah dipelajari, menuliskan kesimpulan sederhana, atau menceritakan kembali isi video dengan bahasa sendiri. Melalui aktivitas ini, siswa dilatih untuk mengolah informasi dan mengungkapkan pemahamannya secara aktif.
Dengan strategi pembelajaran yang terencana dan terarah, penggunaan video animasi menjadikan pembelajaran IPA lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap ilmu pengetahuan sejak dini.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti