Pembelajaran Berbasis Proyek Digital (Project-Based Learning 4.0)
Model pembelajaran berbasis proyek kini berkembang menjadi Project-Based Learning 4.0, yang memadukan kreativitas siswa dengan teknologi digital. Melalui pendekatan ini, siswa diajak membuat produk nyata berbasis teknologi, seperti video edukasi, aplikasi sederhana, hingga kampanye sosial digital. Tujuannya bukan sekadar memahami teori, melainkan menerapkannya dalam konteks dunia nyata.
Penerapan Project-Based Learning 4.0 membantu siswa mengasah keterampilan abad ke-21: kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa menggunakan alat digital seperti Canva, Scratch, atau Google Workspace untuk menyelesaikan proyek mereka. Selain itu, proyek yang dihasilkan bisa dipublikasikan di media sosial atau platform daring sekolah, memberi nilai tambah pada pengalaman belajar.
Pendekatan ini sejalan dengan semangat kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman. PBL digital bukan hanya membuat siswa aktif, tetapi juga menyiapkan mereka menghadapi dunia kerja yang serba digital dan kolaboratif.