Pembelajaran IPAS Materi Cuaca Berbasis Proyek di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran berbasis proyek menjadi salah satu strategi yang relevan dalam pendidikan dasar. Materi cuaca dalam IPAS sangat cocok dikembangkan melalui pendekatan ini. Siswa dapat mengerjakan proyek sederhana yang berkaitan dengan pengamatan cuaca. Proyek membantu siswa belajar secara aktif dan kolaboratif. Pembelajaran pun menjadi lebih bermakna dan menyenangkan.
Guru dapat merancang proyek pengamatan cuaca selama satu minggu. Siswa diminta mencatat kondisi cuaca setiap hari beserta dampaknya. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara sederhana. Kegiatan ini melatih keterampilan berpikir kritis dan tanggung jawab. Siswa belajar bahwa sains dekat dengan kehidupan mereka.
YouTube dapat digunakan sebagai sumber inspirasi proyek. Guru dapat menampilkan contoh proyek sederhana tentang cuaca dari berbagai sumber. Video tersebut membantu siswa memahami langkah-langkah proyek. Siswa mendapatkan gambaran nyata tentang hasil yang diharapkan. Media digital berperan sebagai pendukung pembelajaran.
Canva dapat dimanfaatkan untuk menyajikan hasil proyek siswa. Siswa dapat membuat laporan visual atau poster digital tentang cuaca. Aktivitas ini melatih kreativitas dan keterampilan presentasi. Siswa juga belajar menyampaikan hasil kerja mereka kepada orang lain. Proyek menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif.
Pembelajaran berbasis proyek membantu siswa mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan. Guru berperan sebagai pembimbing selama proses berlangsung. Materi cuaca menjadi konteks yang kaya untuk pembelajaran IPAS. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Pendidikan dasar pun semakin relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Penulis: Aida Meilina