Platform Pembelajaran Digital Mendukung Diferensiasi Belajar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Platform pembelajaran digital mulai dimanfaatkan secara bertahap di sekolah dasar untuk mendukung penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Melalui pemanfaatan teknologi ini, guru memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan masing-masing siswa. Pendekatan ini penting mengingat karakteristik siswa di dalam satu kelas sangat beragam, baik dari segi kemampuan akademik maupun gaya belajar.
Dengan menggunakan platform digital, siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan belajar mereka masing-masing tanpa merasa tertekan atau tertinggal. Siswa yang membutuhkan waktu lebih lama dapat mengulang materi, sementara siswa yang lebih cepat memahami pelajaran dapat mengakses materi lanjutan. Selain itu, guru juga dapat menyediakan materi tambahan sebagai penguatan bagi siswa yang memerlukan pendampingan lebih intensif.
Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi melalui platform digital ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 4, yaitu menyediakan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas. Setiap siswa diberikan kesempatan belajar yang setara sesuai dengan potensinya, tanpa adanya perlakuan yang seragam. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih manusiawi dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Guru memanfaatkan fitur evaluasi sederhana yang tersedia pada platform digital untuk memantau perkembangan belajar siswa. Data hasil belajar, seperti tingkat penyelesaian tugas atau hasil latihan, digunakan sebagai bahan refleksi dan perencanaan pembelajaran selanjutnya. Informasi ini membantu guru dalam merancang tindak lanjut yang tepat, baik berupa pengayaan maupun remedial.
Meskipun teknologi dimanfaatkan secara aktif, interaksi langsung antara guru dan siswa tetap menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Diskusi kelas, tanya jawab, dan pendampingan secara langsung terus dilakukan untuk memastikan siswa memahami materi dengan baik. Interaksi ini juga berperan dalam membangun hubungan emosional dan motivasi belajar siswa.
Dengan pemanfaatan yang tepat dan terarah, platform pembelajaran digital mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang responsif dan berpusat pada siswa. Teknologi tidak menggantikan peran guru, melainkan memperkuat strategi pembelajaran agar lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa. Melalui pendekatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti