Ringkasan MK Aplikasi Teknologi di Pendidikan Dasar
Aplikasi Teknologi di Pendidikan Dasar merupakan mata kuliah yang membekali calon guru dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk memanfaatkan berbagai jenis teknologi secara efektif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di jenjang Sekolah Dasar (SD). Inti dari mata kuliah ini bukan sekadar belajar menggunakan perangkat teknologi, tetapi bagaimana mengintegrasikan teknologi tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memecahkan masalah pedagogis, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia digital. Topik yang akan dipelajari dalam mata kuliah ini, diantaranya: 1) definisi, tujuan fungsi, dan ragam aplikasi; 2) berbagai media pembelajaran; 3) penggunaan LMS; 4) ragam ekstensi file gambar; 5) teknologi untuk mengatur asesmen; 6) multimedia interaktif; dan 7) AI untuk konten. Dalam mata kuliah ini, saya membahas poin 2, yaitu berbagai media pembelajaran.
Media Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar
Media pembelajaran terdiri dari dua kata, yaitu kata “media” dan “pembelajaran”. Kata media secara harfiah berarti perantara atau pengantar; sedangkan kata pembelajaran diartikan sebagai suatu kondisi untuk membantu seseorang melakukan status kegiatan belajar. media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan peserta didik dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Dalam media pembelajaran, terdapat beberapa jenisnya, yaitu sebagai berikut.
1. Media grafis. Media grafis tergolong jenis media visual yang menyalurkan pesan lewat simbol simbol visual. Media grafis banyak macamnya, misalnya: gambar/foto, sketsa, bagan, diagram/skema, bagan, grafik, poster, kartun, dan peta datar.
2. Media bentuk papan.
- Papan tulis, berfungsi untuk menuliskan pokok-pokok keterangan guru dan menuliskan rangkuman pelajaran dalam bentuk ilustrasi, bagan, atau gambar.
- Papan tempel, ialah sebilah papan yang berfungsi sebagai tempat untuk menempelkan pesan dan suatu tempat untuk menyelenggarakan suatu display yang merupakan bagian aktivitas penting suatu sekolah.
- Papan flannel, sering juga disebut sebagai visual board yakni suatu papan yang dilapisi kain flanel atau kain berbulu di mana padanya diletakkan potongan gambar atau symbol lain. - Papan magnet lebih dikenal sebagai white board atau magnetic board yaitu sebilah papan yang dibuat dari lapisan email putih pada sebidang logam, sehingga pada permukaannya dapat ditempelkan benda-benda yang ringan dengan interaksi magnet.
3. Media cetak. Contohnya adalah buku pelajaran, surat kabar dan majalah, ensiklopedi, buku suplemen, dan pengajaran berprogram.
4. Media tiga dimensi. Media tiga dimensi adalah media pembelajaran yang dapat menyampaikan pesan dengan ciri-ciri bertekstur serta memiliki tinggi, lebar dan bervolume. Kelompok media ini dapat berwujud sebagai benda asli baik hidup maupun mati, dan dapat pula berwujud sebagai tiruan yang mewakili aslinya. Macam-macamnya, yakni media realita, model, dan boneka.
5. Media proyeksi. Terdapat media proyeksi diam dan gerak (film dan powerpoint).
6. Media audio atau radio. Terdapat media audio tradisional (kaset, radio siaran) dan radio digital (optic dan radio internet).
7. Media video dan televisi. Video adalah media audio visual yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan dan terkendali. Pesan yang disajikan bersifat fakta (kejadian/peristiwa penting) maupun fiktif (cerita), bisa bersifat informatif, edukatif dan instruksional. Sedangkan, program televisi adalah suatu program yang memperlihatkan sesuatu dari jarak jauh. Suatu peristiwa yang berada jauh dari tempat pemirsa dapat dihadirkan di rumah melalui televisi.
8. Komputer multimedia. Komputer multimedia merupakan satu kesatuan sistem dari suatu perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan perlengkapan penunjang lainnya. 9. Penggunaan E-Learning. E Learning/V-learning berarti pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika. Jadi dalam pelaksanaannya, e-learning menggunakan jasa audio, video atau perangkat komputer atau kombinasi dari ketiganya.
Penulis: Della Octavia Citra Lestari