Terjemah dan SDGs Membuka Akses Pendidikan Dasar Lewat Bahasa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Penerjemahan materi pembelajaran dan literatur anak menjadi salah satu upaya penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di tingkat dasar. Dengan menyediakan buku dan materi ajar dalam bahasa yang mudah dipahami oleh siswa dan komunitas lokal, upaya ini mendukung target pendidikan inklusif dan merata sebagaimana diamanatkan oleh SDGs, khususnya target pada tujuan “Pendidikan Berkualitas untuk Semua” (SDG 4).
Baru-baru ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan peluncuran sekitar 3.270 judul buku terjemahan cerita anak dalam ajang Pesta Literasi Indonesia 2025. Program ini bertujuan memperkaya sumber bacaan anak-anak di seluruh Indonesia dengan cerita-cerita anak dari berbagai latar belakang dan bahasa, sehingga anak di berbagai daerah bisa mendapatkan materi bacaan yang relevan dan mudah dipahami.
Lebih luas lagi, upaya menerjemahkan materi, baik literatur anak maupun bahan ajar — bisa memperkuat pendidikan inklusif. Dalam konteks keberagaman bahasa dan budaya di Indonesia, terjemahan memungkinkan siswa dari komunitas berbeda untuk belajar dalam bahasa mereka, menjaga identitas sekaligus memastikan akses yang adil ke pendidikan. Hal ini sejalan dengan tujuan SDGs untuk menjamin “kesempatan belajar merata bagi semua anak, tanpa diskriminasi bahasa, sosial, atau geografis.”
Namun, penerapan strategi terjemah dalam pendidikan dasar perlu didukung oleh kebijakan dan kualitas pelaksanaan. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan materi terjemahan, tetapi juga oleh kompetensi guru, relevansi terjemahan terhadap konteks lokal, serta pendampingan agar siswa benar-benar memahami, bukan sekadar membaca. Tanpa pendampingan ini, meskipun materi sudah diterjemahkan, potensi manfaatnya bisa kurang optimal.
Dengan demikian, menerjemahkan materi Pendidikan, baik teks cerita anak, buku pelajaran, maupun bahan ajar asing merupakan strategi penting dalam upaya mencapai pendidikan dasar yang inklusif, merata, dan berkualitas. Jika didukung dengan kebijakan, sumber daya manusia, dan pelaksanaan yang tepat, langkah ini bisa menjadi bagian nyata dalam mewujudkan cita-cita SDGs di Indonesia.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti
Sumber: https://dpksumenep.id/tips-sederhana-supaya-siswa-siswi-nyaman-dan-senang-membaca/