Tutorial Mandiri: Siswa SD Pelajari Teknik Menggambar Digital Melalui YouTube dan Canva
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Minat siswa
sekolah dasar terhadap dunia seni dan ilustrasi digital kini mendapatkan ruang
yang lebih luas dengan ketersediaan berbagai tutorial gratis yang mudah
diakses. Dalam mata pelajaran seni rupa, siswa diajak untuk tidak hanya
menggambar di atas kertas menggunakan krayon, tetapi juga mulai mengeksplorasi
teknik menggambar digital secara sederhana. Siswa secara mandiri mengakses
video tutorial di kanal YouTube sekolah yang membahas dasar-dasar desain grafis
yang ramah anak, lalu mempraktikkan ilmu tersebut langsung di aplikasi Canva.
Aktivitas ini mengubah fungsi gawai
yang biasanya digunakan siswa hanya untuk bermain gim menjadi alat produksi
seni yang memiliki nilai edukasi tinggi. Siswa belajar tentang penggunaan
berbagai elemen grafis, kombinasi palet warna yang menarik, hingga teknik
penataan lapisan (layering) gambar digital. Kehadiran video tutorial di
platform YouTube sangat membantu siswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan
mereka masing-masing, di mana mereka dapat mengulang bagian yang sulit tanpa
merasa tertekan oleh durasi jam pelajaran di kelas.
Guru berperan sebagai pembimbing
kreatif yang memberikan tantangan mingguan kepada siswa, seperti membuat kartu
ucapan untuk orang tua atau poster ajakan menjaga kebersihan lingkungan
sekolah. Proses belajar yang berbasis penemuan (discovery learning) ini
sangat efektif dalam membangun rasa percaya diri siswa, di mana mereka merasa
mampu menghasilkan karya yang terlihat profesional. Melalui aplikasi Canva,
siswa diberikan kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai gaya ilustrasi
yang sesuai dengan imajinasi mereka, mulai dari gaya kartun hingga desain
minimalis.
Pihak sekolah mendukung penuh
kegiatan ini dengan menyediakan fasilitas tablet pendidikan dan memberikan
apresiasi berupa pameran karya digital terbaik di koridor sekolah. Melalui
kolaborasi antara platform video global dan aplikasi desain, siswa sekolah
dasar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mulai menapakkan kaki
sebagai seniman digital pemula yang kompeten. Pendidikan seni di sekolah dasar
pun bertransformasi menjadi lebih dinamis, membekali siswa dengan keterampilan
estetika sekaligus literasi digital yang akan menjadi aset berharga di masa
depan.
Secara keseluruhan, inisiatif ini
membuktikan bahwa dengan arahan yang tepat, kemudahan akses informasi melalui
teknologi dapat memicu ledakan kreativitas pada anak-anak. Siswa belajar bahwa
internet adalah perpustakaan keterampilan yang luar biasa jika digunakan dengan
tujuan yang positif dan produktif. Keberhasilan program menggambar digital ini
menunjukkan bahwa sekolah dasar telah siap menghadapi tantangan pendidikan abad
ke-21 dengan cara yang menyenangkan bagi siswa. Inovasi ini menyiapkan generasi
sekolah dasar yang kreatif, adaptif, dan mahir dalam menggunakan perangkat
digital untuk mengekspresikan ide-ide terbaik mereka kepada dunia.
###
Penulis : Maulidia Evi Aprilia