Anak Membuat Video Eksperimen Sederhana dan Berbagi Hasilnya di Grup WhatsApp
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Grup WhatsApp kelas menjadi sarana anak SD membagikan video eksperimen sederhana yang mereka lakukan di rumah. Aktivitas ini memadukan pembelajaran sains, kreativitas, dan teknologi. Guru membimbing agar eksperimen aman dan mudah dipahami. Anak belajar merekam langkah-langkah eksperimen secara jelas. Proses ini membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Anak merasa bangga saat hasil eksperimen mereka dibagikan ke teman.
Setiap siswa dapat menambahkan penjelasan singkat tentang fenomena yang diamati. Aktivitas ini melatih kemampuan analisis dan komunikasi sains. Guru memfasilitasi agar penjelasan tetap ringkas dan mudah dimengerti. Anak belajar menyampaikan hasil pengamatan secara sistematis. Aktivitas ini menumbuhkan rasa ingin tahu dan pemahaman konsep sains. Video eksperimen menjadi media belajar yang edukatif dan kreatif.
Anak juga dapat menambahkan efek visual atau narasi untuk memperjelas eksperimen. Aktivitas ini melatih kreativitas digital dan ekspresi diri. Guru memberikan arahan agar video tetap fokus pada konsep sains. Anak belajar menggabungkan visual dan narasi agar informasi tersampaikan dengan baik. Proses ini membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan. Video menjadi karya yang bisa dibanggakan anak dan teman.
Teman-teman dapat memberikan komentar atau pertanyaan tentang eksperimen. Aktivitas ini melatih kemampuan komunikasi, empati, dan berpikir kritis. Guru membimbing agar komentar tetap positif dan membangun. Anak belajar menanggapi pendapat teman dengan sopan dan kritis. Proses ini meningkatkan keterampilan sosial dan literasi sains. Interaksi ini membuat WhatsApp menjadi ruang belajar aktif dan kreatif.
Selain individu, anak dapat bekerja sama membuat eksperimen berkelompok. Mereka mendiskusikan metode, alat, dan hasil yang ingin direkam. Aktivitas ini melatih kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Guru memfasilitasi agar proyek tetap fokus dan edukatif. Anak belajar menyusun langkah eksperimen bersama teman. Proses ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan kemampuan bekerja sama.
Secara keseluruhan, berbagi video eksperimen di WhatsApp membuat sains lebih nyata dan menyenangkan. Anak belajar mengamati, mengekspresikan ide, dan berkolaborasi. Guru memiliki media interaktif yang memadukan sains dan kreativitas digital. Aktivitas ini menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan motivasi belajar. Anak merasa belajar sambil bermain dan mengekspresikan ide mereka. WhatsApp menjadi sarana pembelajaran yang hidup, edukatif, dan kreatif.
###
Penulis: Della Octavia C. L