Bukan Teknologi yang Membuat Belajar Menyenangkan Tapi Cara Guru Menggunakannya
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Di era digital saat ini, teknologi sering dianggap
sebagai kunci untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif. Namun,
ada satu hal penting yang sering terlupakan: teknologi itu sendiri hanyalah
alat. Alat ini bisa sangat berguna dan kuat jika digunakan dengan cara yang
tepat, tapi tanpa pendekatan yang bijaksana dari guru, teknologi tidak akan
mampu mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya — yaitu menciptakan
pengalaman belajar yang benar-benar berarti bagi siswa.
Guru memiliki peran besar dalam menciptakan
lingkungan pembelajaran. Meskipun berbagai perangkat digital seperti aplikasi pembelajaran, video
interaktif, dan platform daring dapat memperkaya proses belajar, cara guru
mengintegrasikan teknologi ke dalam kelaslah yang menentukan sejauh mana teknologi
ini efektif. Misalnya, penggunaan video tutorial dalam
pembelajaran seni dapat menarik. Namun, jika guru hanya menggunakan teknologi
tanpa mengaitkannya dengan pengalaman nyata atau diskusi mendalam, video
tersebut hanya akan menjadi hiburan tanpa makna.
Teknologi yang mendorong kreativitas,
kolaborasi, dan pemecahan masalah akan lebih mengesankan jika guru
menggunakannya untuk meningkatkan pembelajaran. Sebagai contoh, aplikasi
pembelajaran bahasa mungkin lebih menguntungkan jika siswa diajak untuk
berbicara dan berbicara menggunakan bahasa tersebut dalam konteks kehidupan
sehari-hari daripada hanya untuk menguji kemampuan mereka.
Guru yang memahami keinginan dan kebutuhan
siswa juga dapat memilih teknologi terbaik untuk mencapainya. Guru yang dapat
beradaptasi dengan teknologi dan beradaptasi dengan gaya belajar siswa akan
membuat proses belajar jauh lebih menyenangkan dan efektif. Sementara beberapa
siswa lebih suka belajar melalui gambar dan video, pembelajaran berbasis teks
atau diskusi mungkin lebih menyenangkan.
Intinya, teknologi bukanlah tujuan akhir,
melainkan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih besar. Yang
membuat belajar menyenangkan bukanlah alat yang digunakan, melainkan bagaimana
guru merancang pengalaman belajar yang melibatkan siswa, menggugah rasa ingin
tahu mereka, dan mendorong eksplorasi.
##
Penulis: Sabila Widyawati
Dokumentasi: Freepik