Canva sebagai Sarana Refleksi dan Dokumentasi Belajar Guru SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Refleksi tidak hanya penting bagi siswa, tetapi juga bagi guru. Guru perlu mendokumentasikan proses pembelajaran secara kreatif. Canva menawarkan kemudahan visualisasi refleksi pembelajaran. Media ini membantu guru merangkum pengalaman mengajar secara sistematis. Refleksi menjadi lebih terstruktur dan bermakna.
Sebagai guru, saya menggunakan Canva untuk menyusun portofolio kelas. Dokumentasi kegiatan belajar menjadi lebih menarik. Visual membantu saya melihat pola dan perkembangan pembelajaran. Refleksi tidak lagi sekadar catatan teks. Ia menjadi proses berpikir yang mendalam.
Dari sisi profesionalisme, refleksi visual mendukung pengembangan diri guru. Guru dapat mengevaluasi strategi pembelajaran yang digunakan. Canva membantu menyajikan data dan pengalaman secara komunikatif. Hal ini juga bermanfaat untuk berbagi praktik baik. Komunitas belajar guru dapat tumbuh.
Namun, refleksi tetap harus jujur dan kritis. Canva hanyalah alat, bukan tujuan. Guru perlu fokus pada makna pembelajaran. Teknologi mendukung, bukan menggantikan proses reflektif. Keseimbangan ini penting dijaga.
Pada akhirnya, Canva memperkaya praktik refleksi guru SD. Pembelajaran menjadi proses yang terus berkembang. Guru belajar dari pengalamannya sendiri. Inilah wujud pembelajar sepanjang hayat.
Penulis: Arumita Wulan Sari