Cuaca & Teknologi Dukung Pendidikan SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan nyata dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah dasar. Hujan deras, angin kencang, hingga cuaca panas ekstrem sering menghambat kegiatan belajar mengajar tatap muka. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kehadiran siswa dan keselamatan warga sekolah, sehingga diperlukan upaya adaptif agar hak belajar anak tetap terpenuhi. Upaya ini sejalan dengan tujuan SDGs poin 4, yaitu menjamin pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas bagi semua.
Dalam menghadapi tantangan cuaca, pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi solusi yang relevan dan berkelanjutan. Platform digital seperti WhatsApp, YouTube, dan media pembelajaran daring memungkinkan guru tetap menyampaikan materi pembelajaran meskipun kondisi alam tidak mendukung. Pemanfaatan teknologi ini mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) karena memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung tanpa terhambat faktor lingkungan.
Teknologi juga memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan pembelajaran. Guru dapat menyesuaikan metode, waktu, dan media ajar sesuai kondisi cuaca dan kebutuhan siswa. Fleksibilitas ini membantu siswa tetap terlibat aktif dalam pembelajaran dan mencegah terjadinya ketertinggalan materi. Dengan demikian, teknologi berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan dasar yang merata dan berkualitas sebagaimana dicanangkan dalam agenda pembangunan berkelanjutan.
Selain mendukung pendidikan berkualitas, adaptasi pembelajaran terhadap kondisi cuaca juga berkaitan erat dengan SDGs poin 13 tentang penanganan perubahan iklim. Melalui pengalaman belajar yang menyesuaikan kondisi alam, siswa secara tidak langsung dikenalkan pada pentingnya kesiapsiagaan dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Pendidikan tidak hanya berfungsi mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Dengan demikian, sinergi antara kesiapan sekolah menghadapi perubahan cuaca dan pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Sekolah dasar tidak hanya berperan sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter adaptif dan peduli lingkungan. Upaya ini menunjukkan bahwa pendidikan dasar memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian SDGs, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa