Evaluasi Program “Nol Sekolah Rusak”: Apa Saja yang Perlu Diperbaiki?
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Program evaluasi “Nol Sekolah Rusak” sangat penting untuk mengidentifikasi apa saja yang perlu diperbaiki. Evaluasi ini dapat dilakukan secara berkala untuk mengukur efektivitas program dan memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan rencana. Hasil evaluasi dapat digunakan untuk memperbaiki kebijakan dan strategi pelaksanaan program.
Evaluasi program “Nol Sekolah Rusak” dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode, antara lain survei, wawancara, observasi, dan analisis data. Survei dapat dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai persepsi masyarakat terhadap program. Wawancara dapat dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai pengalaman pihak-pihak yang terlibat dalam program. Observasi dapat dilakukan untuk mengamati pelaksanaan program di lapangan. Analisis data dapat dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap indikator-indikator yang telah ditetapkan.
Hasil evaluasi program “Nol Sekolah Rusak” dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan program. Kelemahan-kelemahan ini perlu segera diperbaiki agar program dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu, hasil evaluasi juga dapat digunakan untuk identifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi di daerah lain.
Evaluasi program “Nol Sekolah Rusak” harus dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat. Dengan partisipasi dari berbagai pihak, evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai program dan memberikan rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan program.
###
Penulis : Ailsa Widya Imamatuzzadah