Google Translate Jadi Media Bantu Kosakata di Kelas Bahasa Inggris SD
Sumber: Pinterest
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Google Translate kini mulai digunakan sebagai alat bantu pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Guru memanfaatkan fitur terjemahan kata, audio pelafalan, dan contoh kalimat untuk memperkenalkan kosakata dasar bagi siswa.
Dengan Google Translate, anak-anak dapat mendengar pelafalan kata secara langsung sehingga lebih mudah mengingat dan menirukan. Fitur audio ini menjadi sarana praktis bagi siswa untuk memahami bagaimana kata-kata dalam bahasa Inggris diucapkan oleh penutur standar. Bagi sekolah dasar, terutama yang belum memiliki guru bahasa Inggris dengan kompetensi penuh atau fasilitas pendukung seperti speaker dan rekaman audio, Google Translate menjadi solusi sederhana namun efektif.
Selain membantu pelafalan, Google Translate juga memperkenalkan siswa pada kosakata baru secara cepat. Guru dapat menampilkan terjemahan kata sekaligus contoh kalimat sehingga siswa memahami konteks penggunaannya. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris tidak lagi sekadar hafalan, tetapi melibatkan pemahaman makna dan penerapan kata dalam kalimat. Pendekatan ini membuat proses belajar jauh lebih menarik dan sesuai karakteristik siswa SD yang membutuhkan visual dan audio.
Pemanfaatan teknologi ini mendukung SDG 4 dengan memperluas akses belajar bahasa asing yang berkualitas, terutama bagi siswa di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas belajar. Melalui teknologi gratis seperti Google Translate, sekolah dapat mengurangi kesenjangan akses terhadap materi berbahasa asing. Namun, guru tetap berperan penting dengan mengarahkan siswa agar tidak bergantung sepenuhnya pada Google Translate, melainkan menggunakannya sebagai alat bantu untuk memahami bahasa, bukan untuk menerjemahkan seluruh tugas secara otomatis.
Siswa juga diajarkan membandingkan arti dan konteks agar pemahaman mereka lebih tepat. Guru mengajak siswa melihat perbedaan antara terjemahan literal dan makna sebenarnya dalam bahasa Inggris. Pembiasaan ini tidak hanya melatih kemampuan bahasa, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis terhadap informasi digital. Dengan demikian, penggunaan Google Translate tidak hanya mendukung pembelajaran bahasa, tetapi juga literasi digital sejak dini.
Dengan strategi penggunaan yang tepat, Google Translate membantu membuat pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik, interaktif, dan modern bagi siswa SD. Teknologi ini tidak menggantikan peran guru, tetapi menjadi pelengkap yang memperkuat pengalaman belajar. Melalui pendampingan yang tepat, siswa dapat memanfaatkan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab dalam proses belajar mereka.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti