Google Translate Membantu Akses Pembelajaran Multibahasa di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Google Translate semakin berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam konteks bahasa dan pemahaman teks. Aplikasi ini membantu guru dan siswa menerjemahkan kata, kalimat, hingga paragraf dari berbagai bahasa secara cepat dan praktis. Di tengah semakin beragamnya sumber belajar digital, Google Translate menjadi alat bantu yang memudahkan siswa memahami materi yang tidak selalu tersedia dalam bahasa Indonesia.
Dalam pendidikan dasar, Google Translate sering dimanfaatkan untuk membantu siswa mengenal kosakata baru, terutama pada pelajaran Bahasa Inggris. Anak-anak dapat langsung mengetahui arti kata dan cara pengucapannya, sehingga proses belajar menjadi lebih mandiri dan interaktif. Guru juga terbantu karena dapat menjelaskan materi lintas bahasa dengan lebih efisien tanpa harus menerjemahkan secara manual.
Selain untuk pembelajaran bahasa, Google Translate juga mendukung pemahaman siswa terhadap materi lain yang bersumber dari referensi internasional. Misalnya, teks bacaan sains atau cerita anak berbahasa asing dapat diterjemahkan agar lebih mudah dipahami. Hal ini memperluas wawasan siswa sekolah dasar terhadap pengetahuan global sejak usia dini.
Dari perspektif SDGs, pemanfaatan Google Translate mendukung SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Akses terhadap informasi lintas bahasa membantu menciptakan pembelajaran yang inklusif dan setara. Selain itu, aplikasi ini juga berkontribusi pada SDGs poin 10 tentang Pengurangan Ketimpangan, khususnya dalam akses bahasa dan informasi.
Penggunaan Google Translate di sekolah dasar perlu diarahkan secara bijak. Guru berperan penting dalam mengajarkan bahwa terjemahan otomatis adalah alat bantu, bukan pengganti proses belajar bahasa. Dengan pendekatan yang tepat, Google Translate dapat menjadi sarana pendukung pendidikan berkelanjutan.
# # #
Penulis: Salsa Billa Aulia