Google Translate sebagai Pendukung Literasi Global pada Siswa Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Google Translate menjadi salah satu alat digital yang berperan penting dalam mendukung pengembangan literasi global pada siswa Sekolah Dasar di era globalisasi. Melalui aplikasi ini, siswa dapat mengenal berbagai bahasa yang digunakan di berbagai belahan dunia dengan cara yang sederhana dan mudah diakses. Pengenalan bahasa asing sejak dini membantu siswa membuka wawasan tentang keberagaman budaya dan cara berkomunikasi global. Dengan demikian, Google Translate dapat menjadi jembatan awal bagi siswa untuk memahami dunia yang lebih luas.
Dalam konteks literasi global, Google Translate membantu siswa mengakses informasi dari berbagai sumber berbahasa asing. Siswa dapat menerjemahkan teks sederhana seperti cerita anak, lagu, atau informasi budaya dari negara lain. Aktivitas ini mendorong siswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna dan konteks informasi lintas bahasa. Proses tersebut melatih keterampilan membaca, menulis, dan memahami bahasa secara bertahap sesuai dengan kemampuan siswa Sekolah Dasar.
Google Translate juga mendukung sikap keterbukaan dan toleransi terhadap perbedaan budaya melalui pembelajaran bahasa. Dengan mengenal kata dan ungkapan dari bahasa lain, siswa belajar bahwa setiap bahasa memiliki keunikan dan nilai budaya tersendiri. Hal ini membantu menumbuhkan rasa saling menghargai dan empati terhadap masyarakat global. Literasi global tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bahasa, tetapi juga dengan sikap dan nilai yang ditanamkan sejak usia dini.
Peran guru sangat penting dalam mengarahkan pemanfaatan Google Translate agar selaras dengan tujuan pembelajaran. Guru perlu membimbing siswa menggunakan aplikasi ini sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan belajar bahasa. Kegiatan pembelajaran dapat dirancang secara kreatif, misalnya dengan membandingkan hasil terjemahan atau membuat kosakata sederhana dari berbagai bahasa. Pendampingan ini membantu siswa mengembangkan kemampuan linguistik sekaligus berpikir kritis.
Meskipun memberikan banyak manfaat, penggunaan Google Translate dalam mendukung literasi global tetap memiliki keterbatasan. Terjemahan yang kurang tepat secara konteks perlu dijelaskan kembali agar tidak menimbulkan kesalahpahaman pada siswa. Oleh karena itu, pengawasan dan bimbingan guru menjadi kunci utama dalam pemanfaatannya. Dengan penggunaan yang tepat dan terarah, Google Translate dapat menjadi pendukung efektif dalam membangun literasi global siswa Sekolah Dasar secara berkelanjutan.
###
Penulis: Sabila Widyawati