PEMBELAJARAN IPS BERBASIS DEEP LEARNING MELALUI PROYEK PEMETAAN SOSIAL
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Sekolah Dasar kini mulai menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis
deep learning untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap lingkungan
sosialnya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui proyek pemetaan
sosial, di mana siswa diminta mengamati, mencatat, dan menggambarkan struktur
sosial di sekitar tempat tinggal mereka.
Pembelajaran
ini diterapkan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas V.
Guru tidak lagi hanya menyampaikan materi mengenai “lingkungan sosial” secara
teoritis, tetapi mengajak siswa untuk menghubungkannya dengan kehidupan mereka
sehari-hari. Siswa mulai dengan melakukan observasi sederhana, seperti mencatat
rumah tetangga, fasilitas umum, serta peran masing-masing anggota masyarakat di
lingkungan sekitar mereka.
Melalui
kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa lingkungan sosial terdiri dari
hubungan antarindividu yang saling bekerja sama dan saling membutuhkan. Mereka
juga belajar mengidentifikasi peran tokoh masyarakat, seperti ketua RT, guru
mengaji, petugas keamanan, hingga pedagang yang sering mereka temui. Informasi
tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk peta sosial yang mereka rancang
sendiri secara kreatif.
Guru
menjelaskan bahwa pendekatan deep learning menekankan pemahaman mendalam
melalui pengalaman nyata dan refleksi. Dalam proses penyusunan peta sosial,
siswa tidak hanya menggambar lokasi, tetapi juga menganalisis peran, fungsi,
serta hubungan antaranggota masyarakat. “Tujuannya agar siswa tidak sekadar
mengetahui, tetapi memahami, merasakan, dan mampu menjelaskan kembali bagaimana
kehidupan sosial berjalan di sekitar mereka,” ujarnya.
Selain
itu, pembelajaran ini juga melatih keterampilan komunikasi dan kerja sama.
Siswa melakukan diskusi kelompok kecil untuk membandingkan hasil pengamatan
masing-masing, lalu mempresentasikan temuan mereka di kelas. Proses ini
membantu siswa mengembangkan kepercayaan diri sekaligus menghargai keberagaman
lingkungan tempat tinggal teman-temannya.
Proyek
pemetaan sosial ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPS dapat menjadi lebih
bermakna dan kontekstual melalui pendekatan deep learning. Dengan
mengaitkan materi dengan pengalaman nyata, siswa tidak hanya memahami konsep,
tetapi juga membangun kepedulian, empati, dan keterhubungan dengan lingkungan
sosial mereka.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono
Dokumentasi: Freepik