Peringatan Hari Ibu Jadi Momentum Pendidikan Karakter di SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Hari Ibu dimanfaatkan oleh sekolah dasar sebagai momen penting untuk menanamkan nilai kasih sayang dan penghargaan terhadap orang tua, khususnya ibu. Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dikemas dalam kegiatan edukatif yang dekat dengan kehidupan siswa. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan adalah menulis surat sederhana untuk ibu sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan cinta.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk merefleksikan peran ibu dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari merawat, mendampingi belajar, hingga memberi dukungan emosional. Proses refleksi ini membantu anak memahami besarnya peran ibu dalam tumbuh kembang mereka. Secara tidak langsung, kegiatan ini melatih empati, kepedulian, dan rasa hormat sejak usia dini.
Guru kemudian mengaitkan peringatan Hari Ibu dengan pembelajaran PPKn dan Bahasa Indonesia. Dalam PPKn, siswa dikenalkan nilai keluarga, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Sementara itu, dalam Bahasa Indonesia, kegiatan menulis surat atau membuat puisi menjadi sarana melatih keterampilan literasi, seperti menulis kalimat sederhana dan menyampaikan perasaan secara tertulis.
Pembelajaran yang dikaitkan dengan pengalaman emosional membuat kegiatan ini terasa lebih bermakna dan membekas bagi siswa. Anak tidak hanya belajar secara kognitif, tetapi juga secara afektif, karena melibatkan perasaan dan pengalaman pribadi mereka.
Secara keseluruhan, kegiatan peringatan Hari Ibu di sekolah dasar mendukung pendidikan karakter serta memperkuat hubungan harmonis antara anak dan keluarga. Sekolah berperan sebagai jembatan yang menguatkan nilai-nilai keluarga dalam proses pendidikan, sejalan dengan tujuan pendidikan dasar untuk membentuk siswa yang berakhlak baik, peduli, dan berkepribadian positif.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti