Permainan Tradisional di SD Lestarikan Budaya Lokal
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Permainan tradisional
merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur dan sarat makna
kebersamaan. Di era modern ini, permainan digital semakin digemari anak-anak,
sehingga permainan tradisional mulai terlupakan. Namun, di Sekolah Dasar (SD),
kegiatan pelestarian budaya lokal dapat dilakukan melalui pembelajaran yang
melibatkan permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, bentengan, atau
congklak.
Melalui permainan tradisional, siswa
tidak hanya bermain, tetapi juga belajar bekerja sama, jujur, sportif, dan
menghargai teman. Aktivitas ini dapat dimasukkan dalam pembelajaran tematik
atau kegiatan ekstrakurikuler untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya
sendiri. Guru berperan penting dalam mengenalkan dan membimbing siswa agar
memahami makna di balik setiap permainan.
Selain menumbuhkan karakter positif,
permainan tradisional juga melatih motorik, konsentrasi, dan kreativitas siswa.
Kegiatan ini menjadi cara menyenangkan untuk menjaga warisan leluhur agar tidak
punah. Dengan demikian, melalui penerapan permainan tradisional di lingkungan
sekolah dasar, nilai-nilai budaya lokal dapat terus hidup dan diwariskan kepada
generasi muda sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.
###
Penulis: Sabila Widyawati