WA Web dan Tantangan Etika Komunikasi Digital dalam Pendidikan Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — WA Web menjadi salah satu media komunikasi digital yang banyak digunakan dalam lingkungan pendidikan sekolah dasar, terutama untuk menyampaikan informasi akademik dan menjalin komunikasi antara guru dan orang tua. Kemudahan akses serta kecepatan penyampaian pesan membuat WA Web semakin diminati sebagai sarana pendukung administrasi dan pembelajaran. Namun, di balik manfaat tersebut, penggunaan WA Web juga menghadirkan tantangan etika komunikasi digital yang perlu diperhatikan oleh semua pihak. Tanpa pemahaman etika yang baik, komunikasi digital berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik.
Tantangan etika komunikasi digital melalui WA Web salah satunya berkaitan dengan penggunaan bahasa yang sopan dan profesional. Pesan yang disampaikan secara tertulis sering kali dapat ditafsirkan berbeda karena tidak disertai ekspresi wajah atau intonasi suara. Oleh karena itu, guru dan orang tua perlu menjaga pilihan kata agar tetap santun dan tidak menimbulkan kesan negatif. Etika berkomunikasi yang baik akan menciptakan suasana komunikasi yang harmonis dan saling menghargai.
Selain bahasa, pengaturan waktu dalam berkomunikasi melalui WA Web juga menjadi tantangan etika yang penting. Pesan yang dikirim di luar jam kerja atau waktu istirahat dapat mengganggu privasi dan kenyamanan pihak lain. Dalam konteks pendidikan sekolah dasar, diperlukan kesepakatan bersama mengenai waktu komunikasi yang tepat antara guru dan orang tua. Dengan adanya aturan yang jelas, komunikasi dapat berlangsung lebih tertib dan saling menghormati.
Tantangan etika lainnya adalah terkait dengan penyebaran informasi dan privasi data siswa. Informasi akademik maupun data pribadi siswa harus disampaikan secara bijak dan tidak disebarluaskan ke pihak yang tidak berkepentingan. Guru memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan data siswa dalam setiap komunikasi digital. Kesadaran akan pentingnya privasi menjadi bagian dari etika komunikasi digital yang harus diterapkan.
Melalui pemahaman dan penerapan etika komunikasi digital yang baik, penggunaan WA Web dalam pendidikan sekolah dasar dapat berjalan secara efektif dan aman. Semua pihak, baik guru maupun orang tua, perlu memiliki kesadaran bersama dalam menjaga etika berkomunikasi. Dengan demikian, WA Web tidak hanya menjadi alat komunikasi yang praktis, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang positif. Oleh karena itu, tantangan etika komunikasi digital perlu disikapi secara bijak demi kelancaran proses pendidikan di sekolah dasar.
###
Penulis: Sabila Widyawati