Canva sebagai alat desain kecil untuk anak
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Canva adalah alat desain digital yang sangat ramah untuk digunakan oleh anak-anak. Antarmuka yang sederhana membuat anak cepat memahami cara menyusun elemen desain seperti teks dan gambar. Anak dapat langsung mencoba membuat karya visual tanpa harus belajar teknik desain yang rumit. Dengan demikian, Canva menjadi media pertama yang membantu anak mengenal dunia kreativitas visual.
Penggunaan Canva membantu anak mengembangkan kreativitas melalui eksplorasi warna, font, dan tata letak. Mereka belajar memahami perbedaan gaya desain dan bagaimana visual dapat menyampaikan pesan tertentu. Aktivitas ini juga melatih kemampuan berpikir kritis dan pemilihan elemen yang tepat. Proses tersebut memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka secara bebas.
Dalam konteks pembelajaran, Canva dapat digunakan sebagai alat bantu yang meningkatkan minat belajar anak. Mereka dapat membuat poster edukatif, presentasi, atau sampul tugas yang lebih menarik. Guru juga dapat memanfaatkan Canva untuk memberikan instruksi atau tugas berbasis visual yang kreatif. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Selain aspek kreatif dan akademik, Canva juga dapat menjadi sarana pengembangan sosial anak. Mereka bisa bekerja dalam tim, saling memberi komentar, dan berbagi karya satu sama lain. Kolaborasi ini mengajarkan komunikasi positif serta kemampuan menerima kritik secara konstruktif. Anak belajar bahwa desain bukan hanya soal hasil, tetapi juga proses kerja bersama.
Keunggulan Canva adalah aksesnya yang gratis dan mudah melalui berbagai perangkat, termasuk laptop dan ponsel. Anak dapat menggunakannya di sekolah maupun di rumah dengan bimbingan guru atau orang tua. Dari pengalaman ini, mereka dapat mengenali minat atau bakat dalam bidang desain sejak dini. Pada akhirnya, Canva menjadi alat kecil yang dapat membuka peluang besar bagi masa depan kreatif anak.
###
Penulis: Sabila Widyawati