Canva sebagai Alternatif Penyampaian Materi Berbasis Visual
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Dalam era digital saat ini, guru dituntut untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Canva hadir sebagai platform desain visual yang dapat membantu pendidik dalam mengemas materi secara kreatif dan informatif. Materi ajar tidak lagi hanya berupa teks panjang dan monoton, tetapi dapat diwujudkan menjadi poster warna-warni, infografis interaktif, hingga slide presentasi yang memuat visual modern. Dengan pendekatan visual ini, informasi menjadi lebih cepat terserap oleh siswa, terutama mereka yang memiliki gaya belajar visual.
Selain mempermudah pemahaman, penggunaan Canva juga mendorong pengembangan literasi visual siswa. Melalui materi yang kaya warna, simbol, ikon, dan grafik, siswa dapat menginterpretasikan informasi secara lebih intuitif. Misalnya, konsep pecahan dapat ditampilkan dengan diagram yang menunjukkan bagian keseluruhan, atau materi tentang cuaca dapat divisualisasikan dengan ikon matahari, hujan, dan awan. Hal ini membantu siswa tidak hanya menghafal informasi tetapi juga memahami konsep secara konkret. Semakin variatif bentuk penyampaian materi, semakin aktif pula proses penerimaan informasi siswa.
Canva juga menyediakan berbagai template siap pakai yang sangat membantu guru dalam menghemat waktu perencanaan pembelajaran. Guru tidak perlu mendesain dari awal, melainkan dapat memilih template, mengganti teks sesuai kebutuhan, dan menambahkan elemen visual yang relevan. Fitur drag-and-drop yang sangat sederhana membuat guru dari berbagai tingkat kemampuan teknologi pun dapat menggunakannya dengan mudah. Dengan demikian, proses pembuatan materi menjadi lebih efisien dan tetap berkualitas.
Tidak hanya untuk guru, Canva juga dapat dimanfaatkan secara langsung oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran aktif. Siswa dapat diminta membuat presentasi visual, poster edukasi, mind map digital, atau ringkasan materi dalam bentuk infografis sederhana. Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga melatih kreativitas dan kemampuan komunikasi visual mereka. Dengan demikian, Canva tidak sekadar menjadi alat bantu guru, tetapi juga media eksplorasi dan ekspresi bagi siswa.
Pada akhirnya, penggunaan Canva dalam pembelajaran berbasis visual merupakan langkah strategis untuk menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Media pembelajaran visual mampu membangkitkan minat belajar dan memperkuat pemahaman konsep melalui representasi grafis. Dengan dukungan teknologi yang semakin mudah diakses, guru dapat lebih bebas berkreasi dalam menyusun pembelajaran yang inovatif. Canva pun menjadi salah satu solusi sederhana namun efektif dalam merevolusi cara penyampaian materi di sekolah dasar hingga jenjang pendidikan lainnya.
###
Penulis: Sabila Widyawati