Penguatan Jati Diri Anak lewat Eksplorasi Tari Tradisional
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Eksplorasi tari tradisional menjadi salah satu strategi pembelajaran
yang efektif untuk memperkenalkan anak pada warisan budaya dan menumbuhkan rasa
bangga terhadap identitas bangsa. Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan
pada gerakan, musik, dan makna filosofis di balik setiap tarian. Guru berperan
sebagai fasilitator, membimbing anak memahami pola gerak serta menyampaikan
konteks budaya yang melatarbelakangi tarian tersebut. Kegiatan ini menghadirkan
suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, sehingga anak dapat belajar
sambil bergerak, meningkatkan koordinasi motorik, sekaligus memahami
nilai-nilai budaya secara mendalam.
Selain
aspek budaya, pembelajaran tari tradisional juga berperan dalam membentuk
karakter anak, seperti disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri. Anak-anak
belajar mengekspresikan diri melalui gerakan dan melatih kemampuan fokus saat
mengikuti ritme musik. Interaksi dalam kelompok tari juga mendorong mereka
untuk saling menghargai, menghormati teman, dan bekerja sama mencapai harmoni
gerakan. Dengan pembiasaan seperti ini, anak tidak hanya menguasai teknik tari,
tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai budaya, sehingga identitas diri dan
kecintaan terhadap tradisi semakin kuat.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono