Prodi S2 Dikdas UNESA Mentransformasi Kompetensi Mengajar Global melalui Program Internship di Thailand
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Sebanyak 19
delegasi mahasiswa dan 5 Dosen S2 Pendidikan Dasar FIP UNESA resmi memulai
program Internship internasional di Faculty of Education and
Development Sciences serta Kasetsart University Laboratory School (Satit
KPS), Thailand, pada 8 Mei 2026. Program ini dirancang untuk memberikan
pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam mengobservasi dan menerapkan sistem
pendidikan berstandar dunia secara langsung di sekolah laboratorium terbaik
Thailand. Langkah ini merupakan aksi nyata UNESA dalam mendukung poin ke-4 SDGs
(Quality Education), yakni meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui
mobilitas internasional dan pertukaran budaya akademik.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa magang terlibat aktif dalam
dinamika kelas di Kasetsart University Laboratory School. Mereka
melakukan observasi mendalam terhadap metode Project-Based Learning
(PjBL) yang menjadi keunggulan sekolah tersebut dalam mengasah kreativitas
siswa sejak dini. Tidak hanya menonton, mahasiswa UNESA juga berkesempatan
melakukan asistensi mengajar di bawah supervisi mentor lokal, yang memungkinkan
terjadinya pertukaran strategi pedagogi antara kurikulum Indonesia dan Thailand
guna menciptakan atmosfer belajar yang lebih inklusif (SDG 10).
Selain praktik mengajar, program ini menitikberatkan pada pengembangan
riset pendidikan di Educational Research and Development Center. Di
sini, mahasiswa S2 Dikdas UNESA berkolaborasi dengan peneliti Kasetsart
University untuk membedah data efektivitas kurikulum berbasis riset. Fakta di
lapangan menunjukkan bahwa integrasi antara riset kampus dan praktik di sekolah
laboratorium mampu mempercepat penemuan solusi atas tantangan literasi dan
numerasi, sebuah isu krusial yang tengah dihadapi oleh dunia pendidikan di
kawasan Asia Tenggara.
Penggunaan teknologi pendidikan mutakhir juga menjadi sorotan utama
dalam program internship ini. Mahasiswa diajak mengeksplorasi bagaimana
digitalisasi sekolah di Thailand diimplementasikan secara berkelanjutan tanpa
menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal. Sudut pandang ini sangat relevan bagi
mahasiswa pascasarjana UNESA untuk membawa pulang inovasi sistem manajemen
kelas yang lebih efisien dan modern, selaras dengan tujuan pembangunan
berkelanjutan dalam menciptakan infrastruktur pendidikan yang tangguh dan
inovatif.
Program internship ini ditutup dengan sesi refleksi bersama yang
mengukuhkan komitmen kedua institusi dalam menjaga keberlanjutan kemitraan (SDG
17). Pengalaman internasional ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan
portofolio, tetapi menjadi modal kuat bagi lulusan S2 Dikdas UNESA untuk
menjadi pionir pembaruan pendidikan di tanah air. Dengan wawasan global yang
diperoleh dari Kasetsart University, mahasiswa kini siap mencetak generasi
dasar yang lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
###
Penulis: Nur Santika Rokhmah